Ikhwah fiddin yahdiikumullah,Kader-kader pilihan adalah mereka yang juga membangun jiwa tanggung jawab dalam dirinya. Kader sejati bukanlah mereka yang selalu menghindari amanah; dan pada saat yang sama juga tidak berambisi mengemban amanah! Sikap pertengahan yang harus diambil; siap menjalankan segala amanah, siap melaksanakan setiap tanggungjawab yang dipercayakan jamaah.Mihwar daulah yang sebentar lagi kita masuki membutuhkan banyak kader-kader dakwah yang teruji kepemimpinan dan tanggungjawabnya di segala ranah kehidupan. Dakwah membutuhkan kader-kader yang siap mengemban tanggungjawab di eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Namun dakwah juga tidak boleh kekurangan kader yang berperan memikul tanggung jawab pada amal thulabi, amal niqabi, dan amal mihani. Semua kader, tidak boleh tidak, harus mau dan mampu mengambil tanggung jawab sesuai kapasitasnya. Tapi semuanya harus terlibat dalam tanggungjawab menolong agama Allah, sebagaimana para hawariyyin telah mengambil tanggungjawab itu dan mendeklarasikannya di hadapan Nabi dan qiyadah mereka; Isa Al-Masih.فَلَمَّا أَحَسَّ عِيسَى مِنْهُمُ الْكُفْرَ قَالَ مَنْ أَنْصَارِي إِلَى اللَّهِ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنْصَارُ اللَّهِ آَمَنَّا بِاللَّهِ وَاشْهَدْ بِأَنَّا مُسْلِمُونَ [آل عمران/52]Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran mereka (Bani lsrail) berkatalah dia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?" Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: "Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri. (QS. Ali Imran : 52)Membangun Semangat Pengorbanan (بناء روح البذل والتضحية)Ikhwah fillah,Karakter lain yang harus ada pada kader-kader pilihan adalah semangat berkorban (At-Tadhiyyah). Perjuangan dakwah pasti membutuhkan pengorbanan. Tidak ada perjuangan tanpa pengorbanan. Pengorbanan itu bisa berupa pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, harta, bahkan nyawa. Sementara perjuangan tertinggi –jihad fii sabiilillah- mengharuskan kombinasi pengorbanan semua hal itu.Jika dalam mengarungi dakwah ini kita belum berkurban, maka peran kita dalam dakwah perlu dipertanyakan. Bahkan, pengorbanan (at-tadhiyah) merupakan salah satu rukun baiat (arkanul baiat) yang disyaratkan Hasan Al-Banna bagi kader-kader dakwah. Tentu saja, pengorbanan yang diterima Allah SWT adalah pengorbanan yang ikhlas, dari hamba-hamba-Nya yang bertaqwa.إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ [المائدة/27]"Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa". (QS. Al-Maidah : 27)Pengorbanan di jalan dakwah merupakan konsekuensi perjuangan Islam. Dan jika dengan keikhlasan kader dakwah mengorbankan diri dan hartanya, inilah transaksi yang akan dibeli Allah dengan surga-Nya.إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْقُرْآَنِ وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُمْ بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ [التوبة/111]Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. (QS. At-Taubah : 111)Meningkatkan Potensi Diri (ترقية الطاقة الذاتية)Karakter kelima bagi kader-kader pilihan adalah meningkatkan potensi diri (Tarqiyyah Ath-Thaqah Adz-Dzaatiyah). Setiap ikhwah –sebagaimana manusia umumnya- adalah pribadi yang unik. Masing-masing memiliki potensi yang tidak seragam. Ada yang potensinya pada seni. Ada yang potensinya terletak pada bidang komunikasi. Ada yang potensinya pada bidang teknik, ekonomi, dan sebagainya. Potensi-potensi ini harus dikembangkan. Kalaupun saat ini baru disadari potensinya tidak sesuai dengan profesi yang digeluti, ia bukan halangan untuk dikembangkan.Karenanya dalam trabiyah sering terjadi perputaran amanah, restrukturisasi, dan sebagainya. Sebenarnya, selain menyegarkan semangat dan menguatkan ketaatan pada jamaah dan qiyadah, proses itu juga dibutuhkan untuk mengetahui potensi ikhwah. Jangan-jangan ada potensi tersembunyi yang selama ini tidak pernah tersentuh. Karenanya kita dapatkan, seseorang yang kurang berhasil sebagai bendahara, berkembang sangat cepat justru setelah ia ditunjuk sebagai ketua. Ternyata potensinya adalah memimpin orang; bukan mengatur uang! Demikian pula banyak orator handal yang kita temukan dalam jamaah dakwah ini saat mereka ditunjuk secara tiba-tiba menggantikan orator yang berhalangan.Jangan sampai kita mengulangi kesalahan penduduk Madyan yang memiliki potensi kebaikan, namun ia terpendam dan tidak pernah dikembangkan.وَإِلَى مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرُهُ وَلَا تَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ إِنِّي أَرَاكُمْ بِخَيْرٍ وَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ مُحِيطٍ [هود/84]Dan kepada (penduduk) Madyan (Kami utus) saudara mereka, Syu'aib. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tiada Tuhan bagimu selain Dia. Dan janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan, sesungguhnya aku melihat kamu dalam keadaan yang baik (mampu) dan sesungguhnya aku khawatir terhadapmu akan azab hari yang membinasakan (kiamat)." (QS. Huud : 84)Semoga kita mampu menumbuhkan lima karakter kader pilihan dalam diri kita sehingga langkah kita semakin mantap dalam menyambut mihwar daulah, dan hanya kepada Allah kita mengharapkan rahmat, taufiq, dan hidayah. Wallaahu a'lam bish shawab. 
Digg It!DZone It!StumbleUponTechnoratiRedditDel.icio.usNewsVineFurlBlinkList